MY PERSONAL BLOG

Just To Share Ideas and Thoughts

You are currently browsing the MY PERSONAL BLOG weblog archives for the day Tuesday, March 3rd, 2009.



Chat with Me  

 

March 2009
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Useful Sites

Visitors Online

 

Archive for March 3rd, 2009

Menghadapi Atasan Yang Tidak Kompeten

Author: david manurung
03.03.2009

Namun tidak sedikit orang yang memiliki jabatan penting tidak memiliki kriteria seorang atasan yang ideal. Mungkin salah satunya adalah atasan Anda. Atasan atau bos Anda mempunyai kepribadian yang sulit dan defensif, jarang mengambil keputusan yang tepat dan tidak bisa menerima masukan bawahannya walaupun sesungguhnya sangat bergantung pada bawahan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan/proyek. Tentunya saja atasan yang tidak kompeten seperti deskripsi di atas membuat suasana kerja tidak kondusif. Akibatnya produktifitas kerja menurun dan Anda tidak memiliki semangat dan dedikasi terhadap pekerjaan Anda.

Read the rest of this entry »

Bookmark and Share

Minta Kenaikan Gaji? Mungkinkah?

Author: david manurung
03.03.2009

Ingatlah bahwa Anda tidak bisa hanya mengharapkan bahwa manajemen menyadari seberapa besar prestasi dan kontribusi Anda kepada perusahaan ,lalu menaikkan gaji Anda. Jika kenaikan gaji adalah hal yang Anda inginkan dan butuhkan, maka Anda harus melihatnya sebagai target yang membutuhkan berbagai strategi untuk meraihnya. Karena itu, atur strategi jitu sebelum Anda mengetuk pintu ruangan atasan Anda dan berkata. “Boss, saya ingin bicara tentang kenaikan gaji”. Read the rest of this entry »

Bookmark and Share

Mengatasi Karyawan yang Sering Telat

Author: david manurung
03.03.2009

Anak buah yang acapkali telat dan tidak disiplin mungkin salah satu masalah klasik yang sering Anda hadapi sebagai seorang pemimpin. Saat semua karyawan telah memulai aktifitas mereka masing-masing di kantor, “si biang telat” baru saja menunjukkan batang hidungnya. Macet, hujan, kesiangan adalah beberapa alasan yang sering dipakai. Terdengar meyakinkan tapi kenyataannya banyak karyawan lain yang juga menghadapi masalah yang sama tidak terlambat datang ke kantor. Read the rest of this entry »

Bookmark and Share

Gosip Kantor, Perlukah Diatasi?

Author: david manurung
03.03.2009

Sebuah penelitian membuktikan, 63% responden setuju bahwa gosip membawa pengaruh negatif bagi suasana kerja. Karyawan yang merasa insecure dengan posisi mereka di kantor, akan merasa semakin tidak nyaman diantara simpang siurnya gosip yang beredar. Akibatnya kinerja dan semangat mereka akan semakin menurun. Keadaan ini pada akhirnya mau tidak mau akan mempengaruhi produktifitas perusahaan, moral karyawan lainnya, dan tentu saja suasana kondusif di lingkungan kantor. Read the rest of this entry »

Bookmark and Share

Paradigma salah seperti ini banyak berlaku didalam dunia kerja nyata. Dan akibatnya, perusahaan hanya memiliki beberapa “Jenderal”(Manager) yang pandai, tetapi mempunyai banyak prajurit (level staff) yang kurang trampil. Kondisi seperti ini, diibaratkan perusahaan sedang memelihara “BOM WAKTU”, apabila suatu saat Manager tersebut keluar dari perusahaan, yang tertinggal adalah armada karyawan yang kurang terampil dengan produktivitas rendah. Bagaimana caranya membuat Anda menjadi Manager yang “people-oriented?” Manager yang peduli dengan “manusia”, yang lebih manusiawi, yang lebih mementingkan kemajuan prestasi setiap individu dibawahnya, yang lebih menaruh perhatian terhadap pengembangan SDM, dan yang lebih menaruh perhatian pada kesuksesan anak buah (dalam kerjakan tugasnya )?

Read the rest of this entry »

Bookmark and Share
03.03.2009

Kedua tipe manager di atas sama-sama tidak dihormati oleh anak buah mereka. Watched-Dog-Manager tidak pernah percaya pada anak buah, selalu mengawasi setiap gerakan anak buah, tidak pernah bertanya pendapat bawahan dan anak buah menjalankan tugasnya seperti mesin. Tipe “Under-Manager” mengelola anak buahnya dengan banyak beri kebebasan dalam arti tanpa bimbingan, tanpa informasi yang cukup, tanpa komunikasi dua arah, susah bertemu dengan atasan, jarang diberikan dukungan moral, sehingga sepertinya serba “kekurangan” dukungan dari atasan. Atasan tipe seperti ini mungkin tidak galak atau pemarah, tetapi ia tipe atasan yang “tidak terlihat” ( invincible leader ).

Read the rest of this entry »

Bookmark and Share